Diberdayakan oleh Blogger.
  • Mari Belajar Ekonomi

Selasa, 07 Desember 2010

The Law of Diminishing Return

Hukum Tambahan Hasil Yang Semakin Berkurang.
The law of diminishing return  adalah apabila ada input yang bersifat tetap ( misalnya tanah dan modal) dikombinasikan dengan satu input variabel (misalnya tenaga kerja) yang setiap kali ditambah maka out put semula akan bertambah dan marginal akan berkurang.

1. Cara Meningkatkan jumlah dan mutu produksi diantaranya adalah:
a. Ekstensifikasi
b. Intensifikasi
c. Spesialisasi
d. Diversifikasi
e. Mendorong investasi
f. Memberikan proteksi.

2. Bidang lapangan produksi diantaranya:
a. Bidang pertanian dan agraris.
b. Bidang perdagangan.
c. Bidang pertambangan (ekstraktif)
d. Bidang industri.
e. Bidang jasa dan perbankan

3. Tingkatan dalam produksi:
a. Tingkat produksi primer seperti pertanian (agraris), pertambangan, kehutanan.
b. Tingkatan produksi sekunder seperti: industri, konstruksi, kerajinan tangan.
c. Tingkatan produksi tersier seperti perdagangan, angkutan, asuransi dan perbankan.

Read more...

Kamis, 02 Desember 2010

Konsumsi dan Teori Nilai Tukar Objektif dan Subyektif

A. KONSUMSI.
Beberapa pengertian konsumsi:
1. Pengertian Konsumsi: segala tindakan menghabiskan atau mengurangi nilai guna barang dan jasa.
2. Tujuan Konsumsi: memperoleh kepuasan yang setinggi-tingginya untuk mencapai kemakmuran dalam arti
    terpenuhimya berbagai macam kebutuhan.
3. Ciri konsumsi:
    a. barang konsumsi tersebut dihasilkan oleh manusia.
    b. Barang dan jasa untuk pemenuhan kebutuhan manusia, bukan untuk menghasilkan barang kembali.
    c. Barang yang dikonsumsi akan mengalami penyusutan atau akan habis secara langsung.
4. Nilai Pakai dan Nilai Tukar:
    a. Nilai pakai adalah nilai suatu barang karena dapat dipergunakan orang untuk memenuhi kebutuhan.
    b. Nilai Tukar adalah nilai suatu barang karena barang tersebut dapat ditukarkan dengan barang lain.
5. Nilai Subyektif dan Nilai Objektif.
    a. Nilai subyektif adalah arti yang diberikan oleh seseorang terhadap barang dan jasa karena dapat
        memenuhi kebutuhan kebutuhannya.
    b. Nilai Objectif adalah arti yang diberikan oleh manusia terhadap barang dan jasa karena dapat memenuhi
        kebutuhan manusia.

B. TEORI NILAI TUKAR OBJECTIF.
     1. Teori nilai Biaya (Adam Smith).
          Tinggi rendahnya nilai suatu barang ditentukan berdasarkan besarnya biaya yang telah dikorbankan
          untuk memproduksi barang yang bersangkutan.
     2.  Teori Nilai Tenaga Kerja (David Ricardo).
          Nilai suatu barang ditentukan oleh jumlah kerja yang diperlukan untuk membuat barang tersebut.
     3.  Teori Nilai Reproduksi (Carrey).
          Nilai suatu barang ditentukan oleh biaya reproduksi, hal ini terjadi karena adanya kemajuan teknologi
          yang mempengaruhinya. diantaranya harga bahan dan tingkat inflasi.
     4.  Teori Nilai Subyektif ( David Humme dan Locke).
          Nilai suatu barang ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran yang terjadi di pasar.

C. TEORI NILAI SUBYEKTIF.
     1. Teori Nilai Subyektif ( Gossen)
          a. Hukum Gossen I.
              Bila pemuasan semacam barang dilakukan terus-menerus maka kenikmatan akan semakin
              berkurang.
          b. Hukum Gossen II.
              Manusia berusaha memenuhi kebutuhan sampai pada tingkat kepuasan yang sama.
      2. Teori Nilai Batas (Karl Menger).
           Tinggi rendahnya nilai suatu barang ditentukan oleh nilai batas barang tersebut.
      3.  Teori Nilai Subyektif Von Bohm Bawerk.
           Yaitu bagaimana suatu barang produk yang telah dihitung  berdasarkan atas faktor produksi
      

Read more...

Senin, 29 November 2010

Ekonomi, Permasalahan Ekonomi

A. Masalah Ekonomi

1. Inti Masalah Ekonomi
    Adalah keterbatasan sarana (sumber daya) dalam memenuhi kebutuhan hidup disebut kelangkaan atau kesenjangan . Kelangkaan  antara kebutuhan yang bersifat tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang terbatas adanya. Kelangkaan sarana atau sumber daya dikarenakan:
    a. Diperolehnya memerlukan pengorbanan ekonomi.
    b. Dihasilkan melalui proses produksi yang memerlukan waktu dan biaya
    c. Faktor produksi sebagai sumber daya ekonomi sangat terbatas keberadaanya.
Macam-macam benda:
a. Menurut cara memperolehnya:
    1. Benda ekonomis adalah benda yang memperolehnya harus memerlukan pengorbanan.
    2. Benda bebas (non ekonomis) adalah benda yang memeprolehnya tanpa harus memerlukan pengorbanan

b. Menurut cara pemakaiannya:
    1. Benda komplementer adalah benda yang pemakainya harus saling melengkapi.
    2. Benda substitusi adalah benda yang pemakainnya dapat saling menggantikan.

c. Menurut fungsinya:
    1. Benda konsumsi adalah benda yang dapat dipakai atau digunakan secara langsung.
    2. Benda produksi adalah benda yang berfungsi menghasilkan benda lain.

d. Menurut kegunaannya:
    1. Form utility adalah benda akan berguna karena adanya perubahan bentuk.
    2. Time utility adalah benda akan berguna karena waktu penggunannya.
    3. Place utility adalah benda akan berguna tergantung pada tempat benda itu berada.
    4. Ownership utility adalah benda itu berguna tergantung pada kepemilikannya.
    5. Element utility adalah benda itu berguna karena ada unsur didalamnya.

2. Masalah Pokok Ekonomi.
    Karena ada keterbatasan sumber daya maka timbul masalah ekonomi antara lain:
    a. What yaitu menyangkut apa, berapa jenis dan jumlah barang dan jasa yang akan diproduksi.
    b. How yaitu menyangkut  bagaimana cara berproduksi.
    c. Who yaitu menyangkut  siapa yang memerlukan barang dan jasa

3. Sistem Ekonomi.
    a. Sistem ekonomi tradisional adalah suatu cara pengaturan kehidupan perekonomian yang didasarkan   
        pada kebiasaan secara turun menurun.
    b. Sistem ekonomi komando adalah suatu cara pengaturan seluruh kehidupan  yang didasarkan  pada sentralisasi  yang dilakukan oleh pemerintah pusat.
    c. Sistem ekonomi pasar adalah suatu tata cara pengaturan kehidupan perekonomian yang didasarkan mekanisme pasar, yaitu kekuatan antara permintaan dan penawaran pasar.

B. ILMU EKONOMI.
     Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari daya upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup dan
     meningkatkan kesejahteraan.
    
     Ilmu Ekonomi dibagi menjadi 3 bagian:
     a. Ilmu ekonomi deskreptif adalah ilmu yang memaparkan gambaran fakta-fakta tentang kehidupan 
         ekonomi.
     b. Ilmu ekonomi terapan adalah ilmu ekonomi yang membahas penerapan teori ekonomi dalam 
         kehidupan   nyata (praktis).
     c. Ilmu ekonomi teori adalah ilmu ekonomi yang membahas gejala yang timbul akibat dari perbuatan 
         manusia dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya.

     Ilmu ekonomi teori dapat dibagi menjadi 2 yaitu:
     a. Mikro ekonomi (teori ekonomi mikro) adalah ilmu ekonomi yang mempelajari bagian-bagian dari teori
         ekonomi secara parsial (bagian-bagian) dan mendalam.
     b. Makro ekonomi (teori ekonomi makro) adalah olmu ekonomi yang mempelajari masalah-masalah
         ekonomi secara menyeluruh (agregat).

C. KEGIATAN EKONOMI.
1. Kegiatan ekonomi terdiri dari :
    a. Konsumsi adalah suatu kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai guna barang dan jasa.
    b. Produksi adalah suatu kegiatan menghasilkan barang dan jasa atau meningkatkan nilai guna barang dan 
        jasa.
    c. Distribusi adalah suatu usaha untuk menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

2. Tindakan ekonomi adalah perbuatan atau pilihan secara rasional dalam mengambil suatu pilihan dari 
    berbagai macam pilihan yang ada.

3. Pelaku kegiatan ekonomi:
    a. Rumah Tangga Konsumsi  (RTK) adalah suatu kelompok masyarakat yang kegiatannya menghabiskan
        atau mengurangi nilai guna barang dan jasa.
    b. Rumah Tangga Produksi (RTP) disebut juga perusahaan atau produsen adalah suatu kelompok
        masyarakat yang kegiatannya adalah menghasilkan, menciptakan dan menambah nilai guna barang dan 
        jasa
    c. Pemerintah adalah lembaga negara yang memegang kekuasaan pemerintahan berdasarkan undang-
        undang. Peran pemerintah tergantung pada sistem ekonomi yang dianut.
    d. Masyarakat Luar Negeri adalah kelompok masyarakat atau individu yang mempunyai hubungan 
        ekonomi seperti ekspor-impor, kurs, devisa dan lain-lain.

4. Prinsip ekonomi merupakan kaidah yang dijadikan pedoman umum untuk melakukan kegiatan ekonomi.
    Kaidah itu adalah dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil yang maksimal mungkin atau    
    untuk  memperoleh penghasilan tertentu dengan pengorbanan sekecil mungkin.

5. Motif ekonomi adalah merupakan dorongan untuk melakukan tindakan ekonomi. Macam motif ekonomi antara laian adalah:
    a. Dorongan untuk meningkat kemakmuran
    b. Dorongan untuk mendapatkan keuntungan
    c. Dorongan ingin mendapatkan penghargaan
    d. Dorongan ingin mendapatkan kekuasaan.

D. POLITIK EKONOMI.
     Adalah  kebijaksanaan ekonomi merupakan cara-cara yang ditempuh atau tindakan tang diambil oleh pemerintah  dalam upaya untuk mencapai tujuan tertentu dibidang ekonomi, yaitu kemakmuran masyarakat.
     1. Politik moneter adalah kebijakan pemerintah dalam mengatur jumlah uang yang beredar.
     2. Politk Fiskal adalah kebijakan pemerintah dalam mengatur penerimaan dan pengeluaran negara.
     3. Politik produksi adalah kebijakan pemerintah untuk meningkatkan produksi dalam negeri dengan
         menggunakan sumber daya yang efisien.
     4. Politik harga dan upah adalah kebijakan pemerintah dalam mengawasi dan mengendalikan harga-harga
         dan upah.
     5. Politik ekspor impor, neraca pembayaran, utang luar negeri, valuta asing dan kerja sama internasional.

Read more...

Jumat, 26 November 2010

Empat / 4 Sektor Perekonomian Dalam Siklus Aliran Pendapatan

Dalam siklus aliran pendapatan suatu perekonomian dibagi menjadi empat bidang atau sektor utama sebagai pelaku ekonomi di mana setiap sektor memiliki hubungan interaksi masing-masing dalam menciptakan pendapatan dan pengeluaran.
1. Sektor Rumah Tangga
Terdiri dari individu-individu yang bersifat homogen.
a. Hubungan dengan Perusahaan
- rumahtangga melakukan pembelian barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan untuk konsumsi.
- rumah tangga mendapatkan pendapatan berupa gaji, upah, sewa, dividen, bunga, dll dari perusahaan.
b. Hubungan dengan Pemerintah
- rumah tangga menyetorkan sejumah uang sebagai pajak.
- rumah tangga menerima penerimaan berupa gaji, bunga, penghasilan non balas jasa, dll.
c. Hubungan dengan Dunia Internasional
- rumah tangga mengimpor barang dan jasa dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan hidup.
2. Sektor Perusahaan
Gabungan unit kegiatan yang menghasilkan produk barang dan jasa.
a. Hubungan dengan RumahTangga
- perusahaan menghasilkan produk-produk barupa barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat.
- perusahaan memberikan penghasilah dan keuntungan kepada rumah tangga barupa gaji, deviden, sewa, upah, bunga, dsb.
b. Hubungan dengan Pemerintah
- perusahaan membayar pajak kepada pemerintah.
- perusahaan menjual produk dan jasa kepada pemerintah.
c. Hubungan dengan Dunia Internasional
- perusahaan melakukan impor atas produk barang maupun jasa dari luar negri.
3. Sektor Pemerintah
Bertindak sebagai pembuat dan pengatur kebijakan masyarakat dan bisnis.
a. Hubungan dengan RumahTangga
- pemerintah menerima setoran pajak rumah tangga untuk kebutuhan operasional, pembangunan, dan lain-lain.
- pemerintah
b. Hubungan dengan Perusahaan
- pemerintah mendapatkan penerimaan pajak dari pengusaha.
- pemerintah membeli produk dari perusahaan berdasarkan dana anggaran belanja yang ada.
4. Sektor Dunia Internasional / Luar Negeri
hubungan ekspor dan impor produk barang dan jasa dengan luar negeri.
a. Hubungan dengan RumahTangga
- dunia internasional menyediakan barang dan jasa untuk kepentingan rumah tangga.
b. Hubungan dengan Perusahaan
- dunia internasional mengekspor produknya kepada bisnis-bisnis perusahaan.

sumber

Read more...

Rabu, 03 November 2010

Belajar Ekonomi Bersama

Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani ????? (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan ??ยต?? (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Read more...

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP